Implementasi Shima di RSUD Musirawas Utara

Implementasi Shima di RSUD Musirawas Utara termasuk bridging dengan pihak ketiga seperti SEP BPJS, Aplicare PBJS dan INACBGs sudah selesai dan sekarang masuk pada tahap monitoring dan improvement untuk memberikan layanan terbaik kepada relasi Sejuta Aplikasi.

Shima adalah sebuah aplikasi khusus untuk rumah sakit dengan kepanjangan Sistem Informasi Medika Akuntabel, dimana konsep akuntabilitas menjadi ide pokoknya.

Apa Akuntabel itu?

Pengertian akuntabel adalah dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku, serta tidak bertentangan dengan kedua hal tersebut.

Kedua hal di mana pertanggung jawaban ini menyangkut sumber atau input, proses yang dilakukan dan juga hasil atau output yang di dapatkan dari input dan proses tersebut.

Shima mengedepankan akuntabilitas dan transparansi yang dimulai dari modul keuangan yang sudah sesuai dengan tata kelola keuangan yang standar sehingga memudahkan dalam pelaporan dan monitoring keuangan.

Modul Utama Shima

Untuk mencapai tata kelola keuangan yang profesional maka otomatis modul-modul lain yang terkait dengan cashflow mau tidak mau harus diimplementasikan.

Implementasi modul yang terkait dengan keuangan seperti penentuan biaya perawatan, biaya tindakan, biaya lab, biaya obat, biaya inap dan biaya-biaya lain harus bisa tercover.

Implementasi Bagian Gudang Farmasi

Penentuan biaya-biaya tersebut juga harus minim campur tangan petugas, misalkan kasir hanya bisa melakukan verifikasi biaya tanpa bisa mengubah nominal yang sudah diinput dari masing-masing instalasi.

Shima sudah terintegrasi dengan layanan SEP BPJS, InaCBGs dan Aplicare sehingga pekerjaan pegawai rumah sakit menjadi jauh lebih sederhana karena cukup datu pintu.

Implementasi Shima

RSUD Musirawas Utara di Sumatra Selatan baru-baru ini berhasil mengimplementasikan Shima pada semua bagian rumah sakit nya, yang terdiri dari 15 bagian unit usaha.

Unit usaha yang dimaksud antara lain bagian pendaftaran rawat inap dan rawat jalan, pendaftaran pasien IGD, farmasi yang terdiri dari gudang obat, apotik rawat jalan dan apotik rawat inap.

Tidak ketinggalan bangsal rawat inap juga sudah menerapkan modul Shima, bagian kasir sudah tinggal tarik total pembayaran pasien, bagian laboratorium dan lain-lain.

Implementasi pada Pendaftaran
Implementasi Bagian Pendaftaran

Dengan diterapkan modul-modul Shima pada masing-masing unit maka bagian keuangan tinggal menarik laporan dan melakukan monitoring keuangan dengan mudah dan terpusat.

Implementasi Shima pada RSUD Musirwas Utara berjalan dengan lancar dan dilakukan dalam kurun waktu 10 hari, tidak berbeda jauh pada implementasi Shima di RSI Purwokerto yang berjalan lancar.

Implementasi Shima pada RSI Purwokerto akan dibahas pada postingan berikutnya.

Leave a Comment