Tatacara atau Adab dalam BerIstighfar

Ayat tentang perintah berIstighfar

” Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan dan menganiaya dirinya, kemudian ia mohon ampun kepada Allah, niscaya ia mendapati Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (Qs.An-Nisa 2:110)”

Begitu sangat penyayang Tuhan kita Allah swt, yang senantiasa memberi kasih sayang serta kemudahan kepada setiap hambaNya dalam memohon ampun atas kesalahan yang telah kita perbuat, tidak pernah terbayangkan betapa hari demi hari yang telah kita penuhi dengan salah dan khilaf, namun dengan sifat maha penyayang yang dimiliki Allah swt, Allah senantiasa membuka pintu maaf kepada setiap hambaNya, bahkan Allah swt tidak bosan menyuruh serta mengingatkan hambNya untuk memohon ampun. baik lewat Ayat-ayat Al-Qur’an atau melalui Hadist Nabi Agung Muhammad saw.

Adapun Konsep “memohon ampunan” dimuat 68 kali dalam al-Quran. 43 diantaranya digunakan dalam berbagai bentuk pada bab Istif’āl, 17 darinya dalam bentuk (إغفِر) (ampunilah), 3 diantaranya masuk dalam bentuk (یَغْفِر) (Dia mengampuni), dan 2 bagian lainnya masuk dalam bentuk (تَغْفِر) (Engkau mengampuni) serta 1 diantaranya termasuk dalam bentuk (مَغْفِرَة) (ampunan). Allah memerintahkan bani Israil beristigfar supaya mereka diliputi ampunan Allah Swt.

Secara tidak langsung sebenarnya tidak ada alasan bagi kaum mukmin untuk tidak memohon ampun kepada Allah swt, karena sudah pasti kita selaku manusia biasa berbuat salah dan khilah, oleh karena itu selaku kaum mukmin hedaklah senantiasa mengingat Allah swt salah satunya dengan berIstighfar.

Riwayat tentang pentingnya berIstighfar

Dalam Islam, makna Istighfar tidak hanya terletak pada pengucapannya, akan tetapi pada bagaimana dan seberapa dalam seseorang yang beristighfar memaknai dan menghayati apa yang ia ucapkan, dalam konteks yang lebih jauh lagi, istighfar merupakan cara paling ampuh untuk seseorang bisa terus mengingat Allah swt.

Apa hukum berIstighfar?

Istighfar sangatlah dianjurkan bahkan telah diperintahkan langsung oleh Allah swt, dan selalu diingatkan juga oleh Nabi Muhammad saw, Meskipun Istighfar sendiri hukumnya sunnah (mustahab) tapi karena sebab tertentu bisa menjadi wajib atau bahkan istighfar sendiri bisa haram jika dilakukan. Oleh karena itu, dilihat dari kaca mata hukum syariat Istighfar ada 3 macam yaitu:

1. Istigfar sunnah (mustahab)

Karena mengingat bahwa Istigfar paling baik dalam bentuk doa dan ibadah, maka dalam semua kondisi terkhusus pada tempat-tempat berikut disunahkan:

  • Di antara dua sujud salat
  • Setelah membaca empat tasbih
  • Dalam qunut khususnya qunut salat witir
  • Di waktu sahar
  • Ketika mengantarkan jenazah, penguburan dan ziarah kubur
  • Dalam salat memohon hujan (Istisqa)
  • Pada bulan Ramadhan, untuk meninggalkan sebagian kebiasaan seperti Istigfar yang dilakukan sebagai kaffarah memukul-mukul kepala dan wajah

2. Istigfar Wajib

Mengapa Istigfar menjadi wajib dilakukan oleh kaum mukmin, berikut beberapa alasannya:

  • Istighfar sebagai kaffarah wajib karena berbuat haram seperti bersumpah (dalam jidal) kurang dari 3 kali
  • Berbuat kefasikan atau Istigfar sebagai ganti (badal) dari kaffarah wajib bagi orang yang tidak mampu menunaikan satu pun dari kaffarah-kaffarah (membebaskan budak, berpuasa 2 bulan berturut-turut, dan memberi makan atau pakaian 60 orang fakir) hukumnya wajib
  • Wajibnya Istighfar yang menggatnikan kaffarah Zhihar ketika pelakunya tidak mampu membayar kaffarah masih kontroversial
  • Istigfar dalam salat mayit
  • Pelaku ghibah untuk orang yang dighibah masih diperselisihkan

2. Istigfar Haram

Adapun Istighfar bisa dikategorikan menjadi haram apabila dilakukan untuk:

  • Memohonkan ampunan bagi orang-orang musyrik,
  • Memohonkan ampun untuk orang kafir menurut nas al-Quran
  • Memohonkan ampun yang ditujukan kepada orang munafik

Setelah mengetahui Ayat tentang perintah untuk BerIstighfar, Hadist-hadist yang mendukung perintah istighfar, dan beberapa point tentang hukum kenapa Istighfar harus dilakukan oleh seorang mukmin, maka kali ini kita harus mengetahui tatacara atau adab terkait bagaimana Istighfar yang baik dan benar serta dibantu dengan sebuah aplikasi Amalan Santi

Adab dalam berIstighfar

Dalam sebuah riwayat Imam Ali As berkata pada lelaki yang mengulang-ulang kalimat أَسْتَغْفِرُ الله di depannya beliau berkata “Tahukah kamu apa Istigfar itu? Istigfar adalah derajat orang yang memiliki derajat tinggi (‘Illiyyin) dan memiliki 6 syarat, apasajakah syarat Istighfar itu..?

  • Menyesali perbuatan yang telah berlalu
  • Bertekad untuk tidak mengulangi lagi
  • Menunaikan hak-hak makhluk hingga kamu berjumpa Allah azza wajalla bersih dari segala dosa
  • Semua kewajiban yang kamu tinggalkan, maka kamu laksanakan
  • Daging yang tumbuh dengan dosa-dosa, maka kamu harus leburkan dengan penyesalan hingga kulitmu menempel dengan tulangmu dan tumbuh daging baru di antara tulang dan kulit
  • Capekkan badanmu dengan ketaatan sebagaimana kamu memperasakan manisnya maksiat padanya

Beliau melanjutkan ucapannya “Kalau kamu mampu berbuat demikian, maka ucapkan أَسْتَغْفِرُ الله ” adapun cara atau adab lain sebagai syarat dalam melakukan Istighfar yaitu:

  • Istighfar di waktu sahar
  • Istighfar di malam Jumat
  • Mengakui segala kesalahan
  • Berikrar dengan keimanan dan menampakkan penyerahan diri di hadapan Allah
  • Memperhatikan Rububiyahnya Allah
  • Memperhatikan wilayah absolut Allah
  • Bertawassul kepada para nabi As
  • Menyebutkan sifat-sifat kesempurnaan Allah saat memohon ampunan Mengingat Allah

Faktor-faktor pendukung dalam melaksanakan Istighfar kepada Allah swt yaitu :

  • Mengetahui pengampunan Allah
  • Mengharap rahmat Allah
  • Memperhatikan penerimaan tobat oleh Allah
  • Memperhatikan hikmah Allah
  • Memperhatikan khaliqiyahnya Allah
  • Memperhatikan rahmat Allah
  • Memperhatikan kemulian Allah
  • Memperhatikan bahwa semua ururusan kembali pada Allah
  • Memperhatikan kekuatan Allah untuk mengampuni
  • Menyaksikan azab
  • Menepati janji

demikian informasi yang bisa kami sampaikan semoga dapat menambah wawasan serta ilmu pengetahuan pembaca, terutama dalam bidang ilmu agama islam, semoga bisa memberi manfaat yang baik bagi pembaca, nikmati kemudahan dalam berdzikir kepada Allah swt dengan menggunakan Smart Phone anda, cukup Download Aplikasi Amalan Santri maka pembaca akan menikmati kemudahan berdzikir dengan SmartPhone dalam genggaman tangan. terimakasih semoga bermanfaat.

Leave a Comment